Pentingnya Mendapatkan Vaksin Tetanus

03.52


Penyakit tetanus diakibatkan infeksi bakteri Clostridium Tetani yang masuk ke dalam tubuh melalui area terbuka kulit atau luka. Sering terjadi karena tusukan benda tajam yang kotor. Bakteri tersebut terdapat pada tanah, lumpur, karat hingga kotoran hewan dan manusia. Infeksi tetanus dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian. Karena bahaya inilah pentingnya setiap orang mendapatkan vaksin tetanus. 

Bagi Anda yang berada di bandung, bisa langsung temui tenaga medis profesional vaksin Bandung yang kredibel, sebab pemberian vaksin tetanus kepada anak-anak hingga orang dewasa sebab semua kelompok usia tersebut rentan terhadap infeksi ini. Bahkan dapat menyerang bayi yakni tetanus neonatorum yang kerap terjadi karena perawatan tali pusar yang tidak tepat atau sebab ibu belum pernah mendapat vaksin tetanus.

Tentang Vaksin Tetanus

Bakteri tetanus mengeluarkan racun saat menginfeksi tubuh, racun ini yang dapat merusak saraf mengakibatkan kelumpuhan otot hingga kematian. Vaksin tetanus mengandung tetanus toxoid yakni zat kimia yang serupa dengan racun tetanus namun tidak merusak saraf. Saat masuk ke tubuh, vaksin dapat membentuk sistem kekebalan tubuh dari racun bakteri tetanus.

Artinya setiap orang yang telah mendapat imunisasi vaksin tetanus akan memiliki kekebalan melawan racun saat terinfeksi bakteri tetanus. Vaksin tetanus termasuk dalam imunisasi wajib yang diberikan. Terdapat beberapa jenis vaksin ini yang dikombinasikan dengan vaksin mencegah penyakit lain, yaitu:

Vaksin DPT

Vaksin DPT (difteri, pertusis dan tetanus) seperti namanya, vaksin ini untuk meningkatkan kekebalan terhadap penyakit difteri, pertusis dan tetanus. Vaksin ini diberikan pada balita atau anak dibawa 5 tahun sebanyak 5 kali, yakni pada usia 2, 3 dan 4 bulan dan dua vaksin booster pada usia 18 bulan dan 5 tahun.

Vaksin DPT/Hib

Vaksin DPT/Hib (difteri, pertusis dan tetanus/ Haemophilus influenzae). Sama halnya dengan jenis vaksin yang pertama, hanya saja ada tambahan vaksin untuk menghasilkan kekebalan ada bakteri Haemophilus influenzae type B. Bakteri tersebut yang dapat menyebabkan infeksi berat seperti pneumonia dan meningitis.

Vaksin TD dan Vaksin TDAP

Kedua vaksin ini sama-sama sebagai vaksin lanjutan, diberikan pada dosis k-6 dan ke-7. Bedanya kombinasi pada kedua jenis vaksin tersebut berbeda.Vaksin TD (tetanus dan difteri) dan TDaP (tetanus, difteri, pertusis). Vaksin TD dan vaksin TdaP diberikan pada anak usia 10-12 tahun dan 18 tahun yang telah mendapat vaksin DPT atau DPT/ Hib maupun yang belum.

Vaksin DPT-HIB-HB. 

Ada pula vaksin yang berupa kombinasi 5 vaksin sekaligus. Vaksin DPT-HIB-HB merupakan kombinasi dari vaksin penyakit penyakit difteri, pertusis, tetanus, infeksi Haemophilus influenzae type B, serta dilengkapi dengan hepatitis B. Pemberian vaksin ini sama halnya dengan vaksin DPT/Hib.

Bahaya Infeksi Tetanus

Jangan sepelekan penyakit ini sebab dapat sangat membahayakan bahkan mengancam nyawa. Infeksi tetanus dapat terjadi tanpa disadari melalui masuknya bakteri Clostridium tetani melalui bagian tubuh yang terluka. Bakteri akan mengeluarkan racun yang merusak saraf.

Bahaya penyakit dapat menyerang segala usia anak-anak hingga dewasa bahkan bayi baru lahir. Pada bayi baru lahir sangat rentan dengan kematian. Ibu hamil menjadi orang paling berisiko terhadap infeksi tetanus dan menularkan pada janin. Inilah mengapa dianjurkan pula ibu hamil mendapat imunisasi tetanus.

Infeksi tetanus sering tidak disadari karena tidak langsung menunjukkan reaksi pada tubuh. Umumnya gejala awal baru muncul setelah 14 hari sejak menginfeksi. Gejala yang sering terjadi adalah kejang, sakit kepala, kaku pada bagian rahang, leher atau bahu dan meluas ke bagian lain hingga mengalami kejang otot, hingga kesulitan bernapas.

Melihat bahaya infeksi tetanus dan mengingat tubuh tidak memiliki kekebalan alami terhadap racun bakteri ini, penting sekali untuk mendapatkan imunisasi vaksin tetanus. Penerimaan vaksin ini perlu dilakukan secara rutin termasuk vaksin lanjutan untuk usia remaja dan dewasa.

Butuh imunisasi vaksin tetanus di masa pandemi? Gunakan aplikasi halodoc saja. Dapat membeli vaksin dan aneka obat yang dibutuhkan. Konsultasi langsung dengan dokter juga bisa. Hingga menemukan klinik dan rumah sakit terdekat yang bisa mendapatkan penyuntikan vaksin juga lebih mudah. Download aplikasi halodoc sekarang juga.

0 komentar